Bandung – Kombes Pol Mochammad Yoris Maulana Yusuf Marzuki, S.I.K., resmi menjabat Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabid Propam) Polda Jawa Barat.
Yoris dilantik Kapolda Jabar Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar dan dua Kapolresta di Aula Lantas Polda Jabar, Kota Bandung, Senin (28/9/2026).
Dalam sertijab tersebut, selain Kabid Propam, Kapolda Jabar juga memimpin pergantian sejumlah pejabat, yakni Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus), Direktur Samapta, Direktur Polairud, Kabidkum, Kabidkeu, Kapolresta Bogor Kota, serta Kapolresta Bandung.
Pergantian sejumlah pejabat tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier di lingkungan Polri. Langkah itu sekaligus ditujukan untuk menjaga keberlanjutan pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polda Jabar.
Kapolda Jabar menyampaikan bahwa jabatan merupakan amanah sekaligus tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh dedikasi dan profesionalisme.
Para pejabat yang baru diharapkan segera beradaptasi dengan lingkungan tugas masing-masing, menjaga soliditas, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat guna mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah hukum Polda Jabar.
Rekam Jejak Pengungkapan Kasus
Kombes Pol Mochammad Yoris Maulana Yusuf Marzuki lahir di Palembang pada 1977. Sebelum dipercaya menduduki posisi Kabid Propam Polda Jabar, Yoris telah menjalani sejumlah penugasan di bidang reserse dan kewilayahan.
Namanya dikenal antara lain saat menjabat Kasat Reskrim Polrestabes Bandung pada 2017. Pada periode tersebut, Yoris mendapat penghargaan Bintang Bandung Utama dari Pemerintah Kota Bandung.
Penghargaan tersebut diberikan atas sejumlah keberhasilan pengungkapan kasus yang ditangani jajarannya, di antaranya operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan praktik korupsi di salah satu dinas Pemerintah Kota Bandung.
Di Bandung, Yoris juga memimpin pengungkapan kasus pembegalan yang menewaskan seorang mahasiswi. Pengungkapan kasus tersebut dilakukan dalam waktu relatif cepat.
Selain itu, jajarannya ketika itu menangkap pelaku penghinaan dan ujaran kebencian terhadap Iriana Jokowi, istri Presiden Joko Widodo.
Bongkar Jaringan Curanmor
Rekam jejak Yoris berlanjut ketika dipercaya menjadi Kapolres Indramayu.
Dalam 100 hari pertama masa jabatannya, Yoris bersama jajarannya mengungkap jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas wilayah. Pengungkapan tersebut juga mengamankan sejumlah besar sepeda motor yang diduga merupakan hasil kejahatan.
Saat memimpin Polres Cimahi, Yoris kembali menangani sejumlah kasus yang mendapat perhatian publik.
Salah satunya pengungkapan ladang tanaman ganja seluas sekitar satu hektare di kawasan perbukitan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Jajarannya juga membongkar pabrik pembuatan serta jaringan peredaran uang palsu antarprovinsi.
Kini, Yoris mendapat amanah baru sebagai Kabid Propam Polda Jabar. Posisi tersebut memiliki peran penting dalam pembinaan profesi dan pengamanan internal di lingkungan kepolisian.
Dengan pengalaman di bidang reserse dan sejumlah penugasan kewilayahan, Yoris diharapkan mampu menjalankan amanah barunya dengan menjaga profesionalisme, disiplin, serta integritas anggota Polri di lingkungan Polda Jawa Barat.






















