Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
TNI

Pangdam XV/Pattimura Resmikan Delapan Jembatan Program Karya Bakti TNI AD di Buru dan Buru Selatan

Avatar photo
96
×

Pangdam XV/Pattimura Resmikan Delapan Jembatan Program Karya Bakti TNI AD di Buru dan Buru Selatan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
banner 468x60

Buru – Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., meresmikan delapan unit jembatan penghubung antardesa yang dibangun melalui Program Karya Bakti (Karbak) Skala Besar TNI AD Tahun 2026 di Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan, Maluku, Selasa (25/8/2026).

Peresmian dipusatkan di Jembatan Garuda Kali Walumnako, Desa Waeflan, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Pangdam XV/Pattimura, didampingi Dandim 1506/Namlea Letkol Inf. Heribertus Purwanto, Sekretaris Daerah Kabupaten Buru Azis Tomia, serta sejumlah pejabat Kodam XV/Pattimura.

Example 300x600
banner 336x280

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XV/Pattimura mengatakan pembangunan jembatan merupakan bagian dari program pembangunan TNI AD yang dilaksanakan di wilayah Kodam XV/Pattimura, meliputi Maluku dan Maluku Utara.

“Ini adalah satu dari 55 jembatan yang dibuat oleh TNI AD di Kodam XV/Pattimura. Kegiatan pembangunan jembatan ini merupakan program dari Presiden RI Bapak Prabowo Subianto melalui perintah Bapak KSAD. Alhamdulillah semuanya sudah selesai dan saya langsung melihat secara fisik,” ujar Dody.

Menurut Pangdam, pembangunan jembatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan konektivitas serta mempermudah mobilitas masyarakat, terutama di wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses transportasi.

Ia menjelaskan, sebelum jembatan dibangun, perjalanan masyarakat dari satu wilayah ke wilayah lainnya dapat memakan waktu hingga lima jam. Dengan tersedianya akses jembatan, waktu tempuh kini dapat dipangkas menjadi sekitar satu jam.

“Dengan adanya jembatan ini, tentunya akan sangat membantu masyarakat dalam mobilitas sehari-hari,” katanya.

Pangdam berharap keberadaan infrastruktur tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka akses pendidikan yang lebih mudah bagi warga Desa Waeflan dan wilayah sekitarnya.

“Harapannya, jembatan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan mempermudah anak-anak untuk mendapatkan akses pendidikan,” ujarnya.

Delapan jembatan yang telah rampung dibangun tersebar di Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan. Khusus di Kabupaten Buru, pembangunan dilakukan pada dua titik di Desa Waeleman serta masing-masing satu titik di Desa Waeflan, Desa Wabloy, Desa Kaki Air, dan Desa Namlea Ilath.

Peresmian tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan infrastruktur dasar di wilayah Maluku sekaligus memperkuat akses dan konektivitas masyarakat antardesa. Diharapkan, jembatan-jembatan tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

 

(ard)

banner 336x280
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *